Ada masalah dengan alat ini?

Tentang «Kode URL Online»

Alat ini mengkode persen string untuk penggunaan aman di URL. Karakter khusus seperti spasi, &, =, ?, /, dan karakter non-ASCII dikonversi ke bentuk heksadesimal %XX mereka (mis., spasi menjadi %20, & menjadi %26).

Pengkodean URL diperlukan setiap kali Anda menyematkan data pengguna dalam string kueri, segmen jalur, atau komponen URL lainnya. Tanpanya, browser dan server salah menafsirkan karakter khusus sebagai pemisah sintaks — mengubah kueri pencarian seperti "cats & dogs" menjadi parameter yang rusak.

Alat mengkode seluruh URL atau hanya satu komponen, tergantung mode yang Anda pilih. Mode komponen secara agresif mengkode semua yang dapat disalahartikan; mode URL-penuh meninggalkan skema protokol dan struktur tetap utuh.

Cara memakai alat ini

Cara percent-encode teks agar aman dipakai di URL

  1. Tempel teks

    String mentah di kolom "Text". Alat mengencode setiap karakter di luar himpunan URL-safe (`A-Z a-z 0-9 - _ . ~`) sebagai byte `%XX` memakai UTF-8.

  2. Tekan Jalankan

    Hasil: satu field `encoded`. Contoh: `hello world` → `hello%20world`; `café` → `caf%C3%A9`; `a+b` → `a%2Bb` (di query, `+` berarti spasi).

  3. Kapan dipakai

    Bungkus nilai sebelum dimasukkan ke path atau query URL: `?q=` + encode(userInput). Jangan encode seluruh URL — hanya komponennya (segmen path, nilai query), atau Anda akan merusak `://` dan `?`.

  4. Komponen vs URL utuh

    Ini semantik `encodeURIComponent` — ketat. `encodeURI` membiarkan `?` dan `:` agar bisa untuk URL utuh. Bila tak sengaja double-encode, `%20` jadi `%2520`; gejalanya: `%20` muncul harfiah di halaman yang dirender.